APA ITU HIKAYAT?

Dalam dunia sastra, hikayat adalah salah satu cerita yang banyak digemari oleh banyak orang. biasanya cerita hikayat banyak sekali memberikan pesan-pesan moral di dalamnya. disini forumkami akan sedikit menjelaskan Ciri-Ciri Hikayat. semoga penjelasan tentang Ciri-Ciri Hikayat berguna untuk para pelajar di indonesia.

Ciri-Ciri Hikayat

Hikayat adalah cerita pelipur lara yang sulit diterima akal dan merupakan cerita rekaan, tetapi memiliki pesan dan amanat bagi pembacanya.Terutama dalam bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama.

Salah satu hikayat yang populer di Riau adalah Yong Dolah. Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan, pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang.

Hikayat terbagi 4, yaitu

1. Hikayat melayu asli (Cth : Hikayat si miskin)
2. Hikayat Jawa (Cth : Hkayat panji sumirang)
3. Hikayat India (Cth : Hikayat Ramayana)
4. Hikayat Arab (Cth : Hikayat Amir Hamzah)

Ciri – ciri hikayat adalah sebagai berikut ini :

1. Berisi kisah – kisah kehidupan lingkungan istana (istana sentris)
2. Banyak peristiwa yang berhubungan dengan nilai – nilai Islam
3. Nama nama tokoh dipengaruhi oleh nama – nama Arab
4. Ditemukan tokoh dengan karakter diluar batas kewajaran karakter manusia pada umumnya
5. Tidak ada`pembagian bab atau judul
6. Juru cerita tidak pernah disebuntak secara eksplisit (anonim)
7. Sulit membedakan peristiwa yang nyata dan peristiwa yang imajinatif
8. Banyak menggunaka kosakata yang kini tidak lazim digunakan dalam komunikasi sehari – hari
9. Seringkali menggunakan pernyataan yang berulang – ulang
10. Peristiwa seringkali tidak logis
11. Sulit memahami jalan ceritanya
12.Bersifat istana centris
13.anonim(nama pengarang tidak di cantumkan)
14.berkembang secara stetis
15.bersifat imajinatif,hanya bersifat khayal
16.Lisan,karena di sebarkan lewat mulut ke mulut
17.berbahasa klise,meniru bahasa penutur sebelumnya
18.bersifat logis,menggunakan logika sendiri tidak sesuai dengan logika sendiri

Bagaimana Menganalisis Unsur Hikayat ?

Apa yang menarik dari sejarah karya sastra kita? Salah satunya adalah kehadiran hikayat. Mungkin Anda telah mengenal beragam hikayat. Namun, apakah sesungguhnya manfaat hikayat bagi manusia zaman dahulu? Hikayat adalah karya sastra Melayu lama berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, silsilah raja-raja, agama, sejarah, biografi, atau gabungan dari semuanya.

Pada zaman dahulu, hikayat dibaca untuk melipur lara, membangkitkan semangat juang, atau sekadar meramaikan pesta. Sebagai prosa lama, hikayat memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan prosa baru atau prosa modern, di antaranya:
1. isi ceritanya berkisar pada tokoh raja dan keluarganya (istana sentris);
2. bersifat pralogis, yaitu mempunyai logika tersendiri yang tidak sama dengan logika umum, ada juga yang menyebutnya fantastis;
3. mempergunakan banyak kata arkais (klise). Misalnya, hatta, syahdan, sahibul hikayat, menurut empunya cerita, konon, dan tersebutlah perkataan; 4. nama pengarang biasanya tidak disebutkan (anonim). Tema dominan dalam hikayat adalah petualangan. Biasanya, di akhir kisah, tokoh utamanya berhasil menjadi raja atau orang yang mulia. Oleh karena itu, alurnya pun cenderung monoton.

Penokohan dalam hikayat bersifat hitam putih. Artinya, tokoh yang baik biasanya selalu baik dari awal hingga akhir kisah. Ia pun dilengkapi dengan wajah dan tubuh yang sempurna. Begitu pula sebaliknya, tokoh jahat selalu jahat walaupun tidak semuanya berwajah buruk. Contoh-contoh hikayat di antaranya “Hikayat Bayan Budiman”, “Hikayat Hang Tuah”. “Hikayat Raja-Raja Pasai”, “Hikayat Panji Semirang”, serta “Hikayat Kalila dan Dimna”.

Hikayat Sastra Melayu

Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-16 Masehi. Semenjak itu sampai sekarang gaya bahasanya tidak banyak berubah. Dokumen pertama yang ditulis dalam bahasa Melayu klasik adalah sepucuk surat dari raja Ternate, Sultan Abu Hayat kepada raja João III di Portugal dan bertarikhkan tahun 1521 Masehi.

Unsur-Unsur Intrinsik dalam Hikayat :

- Alur : tahapan cerita yang bersambungan.
- Tema : gagasan/ide/dasar cerita. (Alur maju, alur mundur, alur gabungan atau alur sorot balik)
- Penokohan : pemain/orng yang berperan di dalam cerita.

Unsur Ekstrinsik dalam Hikayat :

- Nilai moral
- Nilai agama

Berikut ini adalah daftar hikayat dalam bahasa Melayu:

Hikayat Aceh
Hikayat Abdullah
Hikayat Abu Nawas
Hikayat Abu Samah
Hikayat Amir Hamzah
Hikayat Banjar
Hikayat Bakhtiar
Hikayat Bayan Budiman
Hikayat Muda Cik Leman
Hikayat Hang Tuah
Hikayat Iblis
Hikayat Indraputra
Hikayat Iskandar Zulkarnain
Hikayat Isma Yatim
Hikayat Jaya Lengkara
Hikayat Kalila dan Daminah
Hikayat Kerajaan Sikka
Hikayat Malim Dewa
Hikayat Musang Berjanggut
Hikayat Merong Mahawangsa
Hikayat Muhammad Hanafiah
Hikayat Nakhoda Asik
Hikayat Nakhoda Muda
Hikayat Negeri Riau
Hikayat Negeri Johor
Hikayat Pahang
Hikayat Panca Tanderan
Hikayat Pandawa Jaya
Hikayat Panji Kuda Semirang
Hikayat Patani
Hikayat Pelanduk Jenaka
Hikayat Purasara
Hikayat Putera Jaya Pati
Hikayat Raja Akil
Hikayat Raja Budiman
Hikayat Raja Jumjumah
Hikayat Raja Muda
Hikayat Raja-raja Pasai
Hikayat Samaun
Hikayat Sang Boma
Hikayat Sang Bima
Hikayat Seri Rama
Hikayat Si Miskin
Hikayat Siak
Hikayat Sultan Ibrahim
Hikayat Syah Mardan
Hikayat Tanah Hitu


(SUMBER:FORUMKAMI0

Penulis : dwariyanto224 ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel APA ITU HIKAYAT? ini dipublish oleh dwariyanto224 pada hari Sabtu, 09 Juni 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan APA ITU HIKAYAT?
 

0 komentar:

Poskan Komentar